Apa yang dimaksud dengan Pelampung Tambat Barel?
12/08/2025Cara Menghindari Risiko Peluncuran Kapal - Kantung Udara Peluncuran Kapal
12/12/2025Bagaimana Minyak Dipindahkan di Laut?
Memindahkan minyak di laut adalah bagian penting dari logistik energi global. Ketika kapal tanker besar tidak dapat memasuki pelabuhan atau ketika ladang minyak lepas pantai perlu memuat minyak mentah langsung ke kapal, operator menggunakan beberapa metode transfer lepas pantai. Dua cara yang paling umum adalah Transfer dari Kapal ke Kapal (STS) dan Transfer Tambatan Titik Tunggal (SPM), dan keduanya membantu menjaga rantai pasokan minyak tetap cepat dan fleksibel.
1. Transfer Kapal-ke-Kapal (STS)
Pemindahan dari Kapal ke Kapal terjadi ketika dua kapal tanker tetap berdampingan di perairan terbuka dan memindahkan minyak melalui selang transfer. Metode ini banyak digunakan ketika kapal pengangkut minyak mentah yang sangat besar (VLCC) tidak dapat memasuki pelabuhan yang dangkal.
Untuk mendekatkan dua kapal besar dengan aman, para kru menempatkan fender pneumatik di antara mereka. Ini adalah fender laut besar berisi udara yang dirancang untuk menyerap gaya benturan yang kuat. Fender ini menjaga kedua lambung kapal tetap terpisah, bahkan ketika ombak mendorong kapal. Tanpa fender ini, operasi STS akan membawa risiko kerusakan yang tinggi.
Setelah kapal aman, operator menyambungkan selang dan mulai memompa minyak mentah dari satu kapal ke kapal lainnya. Selama proses pemindahan, tim memonitor tekanan, laju aliran, dan pergerakan kapal untuk menghindari kebocoran atau kelebihan muatan. Setelah pekerjaan selesai, selang dan fender dilepas, dan kedua kapal melanjutkan pelayaran.
Transfer STS sangat populer karena cepat, fleksibel, dan tidak dibatasi oleh jadwal pelabuhan.
2. Transfer Tambatan Titik Tunggal (SPM)
Metode transfer luar negeri utama lainnya adalah Sistem Tambatan Titik Tunggal (SPM). SPM terlihat seperti benda mengambang yang besar pelampung tambat berlabuh di dasar laut. Kapal ini terhubung ke jaringan pipa bawah laut yang membawa minyak mentah dari ladang lepas pantai atau fasilitas penyimpanan di pantai.
Ketika kapal tanker tiba, kapal tersebut akan mengikatkan tali tambatnya ke pelampung. Pelampung ini memiliki desain yang berputar, sehingga kapal dapat berbelok secara alami mengikuti angin dan ombak sambil tetap terpasang dengan aman. Setelah ditambatkan, operator menghubungkan selang apung dari pelampung ke manifold dek kapal tanker.
Minyak kemudian mengalir dari pipa dasar laut → melalui pelampung SPM → ke dalam selang → dan akhirnya ke kapal tanker.
Sistem SPM bekerja dengan baik di perairan dalam dan daerah terpencil di mana membangun terminal pelabuhan penuh tidak memungkinkan.
3. Pembongkaran FPSO
Di banyak ladang minyak lepas pantai, perusahaan menggunakan Unit FPSO (Produksi, Penyimpanan, dan Pembongkaran Terapung). Fasilitas terapung ini memproses, menyimpan, dan menurunkan minyak mentah di laut.
Ketika tangki penyimpanan FPSO mulai terisi, sebuah kapal tanker antar-jemput datang. FPSO menghubungkan selang terapung dan memompa minyak langsung ke kapal tanker. Meskipun mirip dengan operasi SPM, FPSO bertindak sebagai unit produksi dan penyimpanan sementara, sehingga ideal untuk lokasi laut dalam.
4. Pengendalian Keselamatan dan Lingkungan
Keselamatan sangat penting dalam semua transfer lepas pantai. Operator melacak posisi kapal, perubahan cuaca, dan tekanan pompa secara real time. Boom minyak selalu siap jika terjadi tumpahan, dan operasi berhenti selama angin kencang atau laut yang ganas.
Aturan internasional seperti MARPOL dan Pedoman OCIMF memastikan penanganan minyak lepas pantai yang bersih, terkendali, dan andal.
PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN
1. Mengapa transfer STS digunakan alih-alih berlabuh di pelabuhan?
Banyak kapal tanker besar yang terlalu dalam untuk masuk ke pelabuhan, sehingga STS memungkinkan mereka untuk mentransfer minyak ke lepas pantai tanpa penundaan.
2. Peralatan apa yang membuat kapal tetap aman selama STS?
Fender pneumatik berfungsi sebagai penyangga berisi udara yang kuat dan mencegah kapal menabrak satu sama lain.
3. Apa fungsi utama pelampung SPM?
Pelampung menghubungkan kapal tanker ke jaringan pipa bawah laut dan memungkinkan kapal berputar bebas saat memuat minyak mentah.
4. Apakah transfer minyak lepas pantai aman?
Ya. Dengan kru yang terlatih, fender yang kuat, selang modern, dan peraturan yang ketat, transfer lepas pantai aman dan terkendali dengan baik.
