Bagaimana fender berisi busa digunakan pada Dermaga Apung Lepas Pantai?
01/09/2026Mengapa Memilih Kantung Udara Laut untuk Peluncuran dan Pendaratan Kapal?
01/14/2026Diisi Dengan Apa Pelampung?
Kebanyakan orang melihat pelampung dan berpikir tentang apa yang dilakukannya - pelampung menandai saluran, memperingatkan tentang bahaya, atau menunjukkan ke mana kapal harus pergi.
Tapi hampir tidak ada yang memikirkan apa yang ada di dalamnya.
Apakah hanya penuh dengan udara, seperti balon besar?
Apakah itu plastik padat?
Atau sesuatu yang lain?
Jawabannya lebih penting dari yang Anda kira, karena apa yang ada di dalamnya pelampung memutuskan bagaimana ia mengapung, berapa lama ia bertahan, dan apakah ia tenggelam atau tetap berada di atas ketika terjadi masalah.
Mengapa Pelampung Membutuhkan Sesuatu di Dalamnya
Pelampung tidak bisa hanya berupa cangkang kosong. Jika demikian, pelampung akan tenggelam atau pecah dengan mudah.
Bahan di dalam pelampung memiliki tiga tugas utama:
- Ini membuat pelampung tetap mengambang.
- Ini membantu pelampung mempertahankan bentuknya.
- Pelampung ini membantu pelampung bertahan dari ombak, matahari, air asin, dan benturan dari kapal.
Pekerjaan yang berbeda di atas air membutuhkan jenis pelampung yang berbeda. Itulah mengapa tidak semua pelampung diisi dengan cara yang sama.
Diisi Dengan Apa Pelampung?
Udara (Pelampung yang digelembungkan)
Beberapa pelampung diisi dengan udara, seperti bola pantai atau ban.
Mengapa menggunakan udara?
- Kamera ini sangat ringan.
- Ini memberikan daya angkat yang kuat, sehingga pelampung mengapung tinggi.
- Mudah untuk menyesuaikan dengan menambah atau mengurangi udara.
Sisi negatifnya:
Jika kulit luarnya rusak, udara bisa bocor keluar. Jika hal itu terjadi, pelampung dapat kehilangan daya angkat secara perlahan dan tenggelam.
Busa Sel Tertutup
Banyak pelampung modern diisi dengan busa sel tertutup. Ini adalah jenis busa khusus yang tidak menyerap air.
Mengapa busa sangat populer:
- Kamera ini tetap mengambang meskipun cangkangnya retak.
- Tidak bocor atau kehilangan tekanan.
- Tahan lama di lingkungan laut yang keras.
Pelampung berisi busa sering digunakan di pelabuhan, area lepas pantai, dan tempat-tempat di mana keselamatan dan keandalan sangat penting.
Plastik Berongga atau Padat
Beberapa pelampung kecil berongga di dalamnya atau terbuat dari plastik padat.
Mengapa menggunakan desain ini:
- Pembuatannya pun murah.
- Hanya perlu sedikit perawatan.
- Alat ini bekerja dengan baik untuk danau yang tenang, sungai, atau penggunaan sementara.
Sisi negatifnya:
Pelampung ini biasanya tidak dapat menangani benturan berat atau kondisi laut yang kasar.
Bagaimana Tambalan yang Berbeda Digunakan
- Pelampung navigasi sering menggunakan udara atau busa, tergantung pada ukuran dan lokasi.
- Pelampung tambat biasanya menggunakan busa karena harus menopang beban dan tetap aman jika rusak.
- Pelampung penanda kecil di danau atau sungai sering kali berupa plastik berongga.
Setiap pilihan pengisian adalah tentang menyeimbangkan biaya, keamanan, dan daya tahan.
Tambalan Mana yang Terbaik?
Tidak ada isian yang “terbaik” untuk semua pelampung.
Pilihan yang tepat tergantung pada:
- Di mana pelampung akan digunakan (laut, danau, pelabuhan)
- Betapa kasarnya airnya
- Apakah kapal akan menabrak atau bergesekan dengannya
- Seberapa sering dapat diperiksa atau diperbaiki
Di tempat yang tenang, pelampung berongga sederhana dapat digunakan dengan baik.
Di tempat yang ramai atau kasar, pelampung berisi busa biasanya merupakan pilihan yang lebih aman.
Catatan Lingkungan dan Keselamatan
Bahan pelampung modern dirancang agar stabil dan aman bagi lingkungan. Namun, pelampung yang rusak harus dibuang dan didaur ulang dengan benar agar tidak menjadi sampah plastik atau puing-puing yang mengambang.
Memilih pelampung yang tahan lama juga berarti lebih sedikit penggantian dan lebih sedikit limbah dari waktu ke waktu.
Bawa Pulang Sederhana
Pelampung tidak semuanya sama di dalam.
Sebagian diisi dengan udara.
Sebagian diisi dengan busa.
Ada yang berongga atau plastik padat.
Apa yang ada di dalamnya menentukan bagaimana pelampung mengapung, berapa lama pelampung bertahan, dan seberapa aman pelampung tersebut di atas air.
Jadi, lain kali Anda melihat salah satu dari mereka mengambang dengan tenang di kejauhan, Anda akan tahu bahwa ada lebih banyak hal yang terjadi di dalamnya daripada yang Anda duga.
PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN
Apakah semua pelampung diisi dengan busa?
Ada yang diisi udara, ada yang diisi busa, dan ada juga yang berongga atau plastik padat.
Mengapa busa digunakan sebagai pengganti udara?
Karena busa tidak bocor dan tetap mengambang meskipun cangkang rusak.
Bisakah pelampung tenggelam?
Ya. Pelampung berisi udara dapat tenggelam jika kehilangan tekanan. Pelampung berisi busa biasanya tidak.
Apakah tambalan pelampung berbahaya bagi lautan?
Bahan-bahan modern dirancang agar stabil, tetapi pelampung yang rusak harus dibuang dan didaur ulang dengan benar.
Berapa lama pelampung bertahan?
Pelampung berkualitas baik dapat bertahan 10 hingga 20 tahun, tergantung pada bahan dan lingkungan.





