Pemilihan Ukuran: Pastikan spatbor tiup memiliki ukuran yang tepat untuk kapal atau dermaga. Spatbor harus cukup besar untuk menyerap benturan, tetapi tidak terlalu besar sehingga menghalangi operasi normal.
Pemilihan Jenis: Tergantung pada jenis spatbor (misalnya, berbentuk silinder, bola, atau kerucut), pastikan spatbor tersebut sesuai dengan skenario dok atau tambat tertentu.
2. Tentukan Posisi
Penentuan Posisi di Kapal:
Tempatkan spatbor di area di mana perahu atau kapal kemungkinan besar akan bersentuhan dengan dermaga atau kapal lain. Lokasi yang umum termasuk di sepanjang sisi kapal, terutama di haluan, buritan, dan bagian tengah kapal.
Untuk kapal yang lebih besar, beberapa fender dapat digunakan untuk memastikan cakupan seluruh panjang lambung kapal.
Pemosisian pada Dermaga:
Pastikan bahwa spatbor ditempatkan di area di mana dermaga dapat bersentuhan dengan kapal, sering kali di sepanjang dermaga atau tiang pancang.
Spatbor harus dipasang pada ketinggian yang tepat untuk melindungi lambung kapal dari kontak, memastikan bahwa tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah.
3. Memasang Fender
Untuk Penggunaan Kapal:
Pemasangan Tali: Pasang spatbor ke kapal dengan menggunakan tali atau tali yang kuat dan tahan cuaca. Tali harus diikat dengan aman ke titik-titik pemasangan spatbor (biasanya terletak di kedua sisi spatbor).
Panjang yang Dapat Disesuaikan: Pastikan tali cukup panjang untuk memungkinkan spatbor menggantung dengan bebas pada ketinggian yang tepat tetapi tidak terlalu longgar, karena hal ini dapat menyebabkan spatbor bergeser dari tempatnya. Gunakan simpul atau penegang yang dapat disesuaikan jika perlu.
Penempatan Fender: Spatbor harus diposisikan sedemikian rupa sehingga memungkinkannya mengapung di dermaga atau kapal, meredam benturan apa pun. Fender harus ditangguhkan atau diposisikan pada ketinggian yang sesuai sehingga dapat menyerap benturan secara efektif tanpa menyebabkan kerusakan pada fender atau strukturnya.
Untuk Penggunaan Dermaga:
Braket Pemasangan: Banyak spatbor tiup untuk penggunaan di dermaga dilengkapi dengan braket atau gantungan yang dapat dipasang pada struktur dermaga. Pastikan braket terpasang dengan kencang, dan spatbor mudah diganti bila diperlukan.
Penyangga Tali atau Rantai: Untuk beberapa pemasangan, tali atau rantai digunakan untuk menggantungkan spatbor pada ketinggian yang tepat dari dermaga. Pastikan spatbor diposisikan sedemikian rupa sehingga dapat menyerap benturan penuh tanpa bergerak terlalu banyak selama penggunaan.
4. Periksa Orientasi Fender
Posisi Vertikal: Pastikan spatbor digantung atau ditempatkan pada posisi vertikal untuk spatbor silinder atau horizontal untuk spatbor bulat. Orientasi akan tergantung pada bentuk spatbor dan area yang dilindungi.
Pemerataan: Jika Anda menggunakan beberapa spatbor, pastikan jaraknya merata di sepanjang sisi kapal atau dermaga untuk mendistribusikan tekanan dari benturan secara merata.
5. Pemeriksaan Inflasi
Sebelum pemasangan akhir, pastikan spatbor dipompa dengan tekanan yang benar. Tekanan angin yang berlebihan atau kurang dapat mengurangi keefektifan spatbor dan dapat menyebabkan kerusakan.
Katup Udara: Periksa apakah katup udara sudah tertutup dengan benar setelah pemompaan untuk mencegah kebocoran udara.
6. Pemeriksaan Keamanan
Koneksi Aman: Periksa kembali semua tali, rantai, atau braket untuk memastikan semuanya terpasang dengan aman dan tidak akan lepas saat digunakan.
Uji Dampak: Dorong atau benturkan spatbor secara perlahan untuk memeriksa apakah spatbor menyerap benturan dengan baik. Fender harus sedikit mengompres dan kemudian kembali ke bentuk aslinya.
7. Perawatan Rutin
Setelah pemasangan, periksa kondisi spatbor secara berkala, terutama jika telah terpapar pada kondisi cuaca yang buruk. Periksa apakah ada kebocoran, lecet, atau tanda-tanda keausan. Jika ditemukan masalah, lakukan perbaikan atau penggantian seperlunya.